Senin, 18 Oktober 2021

Anggota DPRD Mahulu, Martina Luaq : Saya Dukung Percepatan Pembangunan 3 Gedung Kantor

24 September 2021
Keterangan Foto : Martina Luaq, S.K.M., Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Mahulu periode 2019 – 2024, Bidang Ekonomi dan Keuangan. (Foto-foto : Dokumen Mahakam Pos)

Agar segera menjadi tempat layak untuk melayani Masyarakat

 

 

Mahulu, Mahakampos.com – Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), merupakan kabupaten termuda dari 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Pesona Mahulu bukan hanya karena ada Riam (Jeram) Sungai Mahakam dan Batoq Tenevang (Batu Dinding) yang bagai ‘Tembok Raksasa’. Namun, karena Mahakam Ulu yang berbatasan langsung dengan Negara Serawak, Malaysia Timur, membuat daerah itu semakin terkenal di Indonesia bahkan dunia.

Lantas, bagaimana dengan DPRD Mahulu yang memiliki 20 anggota ?.

Diantaranya, adalah Martina Luaq, S.K.M. Panggilan akrab kesehariannya, Luaq. Wanita yang dilahirkan di Kampung Long Lunuk, Kecamatan Long Pahangai pada 30 Juli 1964 silam ini, merupakan satu dari 20 Anggota DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Wanita dengan semangat tinggi ini, menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Mahulu periode 2019 – 2024, Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Marthina Luaq terpilih sebagai Anggota DPRD Mahulu, melalui perahu politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

 

Dalam wawancara khusus dengan Media Online Mahakampos.com dan Mahakampost.online, Luaq mengakui bahwa, yang membuatnya tertarik menjadi anggota parlemen adalah karena ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk membangun Kabupaten Mahakam Ulu. Kabupaten Mahulu merupakan kabupaten pemekaran dari Kutai Barat sejak 8 tahun lalu.
“Agar pembangunan Mahulu semakin lebih baik kedepan. Sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dewan, bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan,” tutur Luaq, yang merupakan anak kedua dari 8 bersaudara itu kepada Mahakampos.com, awal September 2021.

 

Martina Luaq yang merupakan istri dari Drs. Y.Juan Jenau (Mantan Wabup Mahulu Periode 2016-2021) tersebut, mengaku bangga bisa menjadi wakil rakyat. Karena menurutnya DPRD berfungsi dalam membentuk Peraturan Daerah (Perda) bersama kepala daerah. Juga membahas dan memberikan persetujuan Raperda mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diajukan oleh bupati. Serta melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD.
“Saat pemilihan legislatif, saya memiliki basis pemilih di zona 1, Kecamatan Long Bagun. Tapi setelah menjadi anggota DPRD, saya adalah milik masyarakat 5 kecamatan se-Mahulu. Saya harus merangkul aspirasi masyarakat se-Mahulu,” ungkap Bunda dari Roselina Ping Juan dan Teodorus Gun Juan.

Terhadap pembangunan perkantoran Pemkab Mahulu, sebagai Anggota DPRD, Martina Luaq menyebut sangat mendukung. Utama kata dia, pembangunan perkantoran ( Kantor Bupati, Gedung DPRD dan Kantor Bappeda) memang harus segera ada.
“Saya sebagai Anggota DPRD Mahulu, sangat mendukung percepatan pembangunan 3 gedung kantor tersebut. Agar segera ditempati dan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan layak untuk melayani masyarakat,” urainya.

Hingga saat ini, sudah hampir dua tahun Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda dunia, juga Mahulu. Martina Luaq menuturkan, sangat mendukung upaya dan usaha pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Saya dukung upaya yang sudah dilakukan pemerintah. Bahkan sudah sangat maksimal dengan melaksanakan 5 M. Termasuk buka-tutup pos keluar masuk Mahulu melalui sungai, darat dan udara,” katanya.

Luaq menyebut, apresiasi atas upaya dan perjuangan pemerintah untuk mendatangkan vaksin. Hingga pelaksanaanya di 5 kecamatan se-Mahulu secara bertahap. Dia menghimbau agar masyarakat jangan takut untuk di vaksin.
“Meskipun dari data terkonfirmasi sudah menurun. Semoga terus menerus ada perbaikan. Sehingga Mahulu segera kembali ke Zona hijau,” bebernya.
“Terima kasih kepada masyarakat yang mau patuh mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Juga terima kasih kepada Pemerintah, Tim TGC, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Pustu, yang sudah bekerja keras di garda terdepan dalam menangani pandemi Covid 19 ini,” katanya.

Dipenghujung wawancara, Martina Luaq menyampaikan harapannya untuk pembangunan Mahakam Ulu ke depan. Dia mengatakan, dalam membangun mesti serius disegala bidang. Utama, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dibidang pendidikan harus diutamakan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.
“Juga menguatkan pelatihan dan kursus bagi pemuda putus sekolah dan belum ada pekerjaan,” urainya.

Dia juga menyebut, dalam pembangunan, pemerintah perlu mempercepat kemajuan daerah. Dengan menguatkan perputaran ekonomi untuk kesejahteraan bagi masyarakat. Juga dibidang kesehatan, perlu peningkatan pelayanan Rumah Sakit Pratama GSM di Ujoh Bilang, serta RSP Nawacita Datah Dave di Long Lunuk, juga puskesmas se-Mahulu.
“Jumlah tenaga medis dan non medis kedepan sangat perlu ditambah. Bahkan meningkatkan pendidikan keterampilan tenaga medis. Melengkapi sarana dan prasarana (alat penunjang diagnostik) rontgen, laboratorium, USG, EKG, dan Endoscopy,” tandasnya.(imn/ RedaksiMP)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *