Senin, 18 Oktober 2021

Bupati Beri Bantuan Korban Kebakaran di Sembuan

28 September 2021
Keterangan Foto : BANTUAN-Bupati FX Yapan SH didamping Plt.Camat Nyuatan Tomi Taruna, Petinggi Sembuan Jersinius, dan anggota DPRD Kubar Yelmianus Handian, melihat langsung korban kebakaran dan memberikan bantuan di RT 2 Gang Lolakng Adey, Kampung Sembuan Kecamatan Nyuatan, Selasa 28 September 2021. (Foto :HMS36)

 

Imbau Warga Tetap Waspada dan Berhati-hati

 

Kubar, Mahakampos.com- Bupati Kutai Barat FX Yapan SH, secara pribadi memberikan bantuan berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada warga korban musibah kebakaran di RT 2 Gang Lolakng Adey, Kampung Sembuan, Kecamatan Nyuatan, Selasa (28/9/2021).

Menurut Bupati, sebelumnya Pemkab Kubar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos), sudah membuka dapur umum dan mendirikan tenda untuk korban bencana kebakaran di kampung itu.

Bupati meminta dinas terkait untuk tetap sigap apabila di perlukan bantuannya. Juga kepada Polres Kubar agar bisa memudahkan izin manakala warga korban bencana membutuhkan kayu untuk mendirikan bangunan rumah.

Bupati menyerahkan bantuan sembako tersebut, juga untuk melihat langsung kondisi masyarakat korban kebakaran tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kubar, Adrianus Joni yang juga Kabag Hukum Setkab Kubar, serta Anggota DPRD Kubar, Yelmianus Handian.

Saya berharap agar warga yang tertimpa musibah kebakaran ini tetap bersabar. Merupakan ujian dan cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Kepada masyarakat, Bupati menghimbau agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Terutama mengantisipasi sumber api. Yaitu dari instalasi listrik harus sesuai standar PLN.
“Jka akan bepergian meninggalkan rumah, selalu periksa kompor dan dapur,” ucapnya.

Sementara itu, Petinggi (Kepala Kampung) Sembuan, Jersinius menjelaskan bahwa kejadian kebakaran pada Minggu 26 september 2021, diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Menurutnya, api cepat menyambar karena rumah berbahan baku kayu. Api baru bisa dipadamkan oleh pemadam dari Pemkab Kubar, dengan susah payah.
“Karena harus mengangkat mesin dari seberang sungai, sebab mobil pemadam tidak bisa menyeberang ke tempat kejadian,” katanya.

Adapun rumah yang tertimpa musibah kebakaran ada 10 unit rumah, yang dihuni 17 Kepala Keluarga (KK), dan 2 rumah burung walet.
“Untuk hunian sementara para korban menggunakan kantor kampung dan lamin adat,” katanya.

Bantuan sudah datang dari berbagai LSM, Organisasi kemasyarakatan, perusahaan berupa sembako, baju layak pakai, mesin pompa air, minuman dan berbagai makanan ringan.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana tugas (Plt) Camat Nyuatan, Tomi Taruna, mengharapkan pembagian bantuan agar tepat sasaran, mengutamakan musyawarah antara aparat kampung, relawan dan korban kebakaran.
“Sehingga bantuan bisa merata untuk yang terkena musibah kebakaran,” ujarnya.(HMS36/redMP)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *