Senin, 18 Oktober 2021

Difasilitasi Oleh DPRD Mahulu, KBMKMU Ikuti RDP Dengan Disdikbud

12 October 2021
Keterangan Foto : KBMKMU hearing bersama Disdikbud Mahulu, difasilitasi oleh DPRD, di Ruang Rapat Kantor BP4D Mahulu, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun. Dibuka oleh Wakil Ketua I DPRD Mahulu, Tiopilus Hanye, yang diwakilkan oleh Anggota DPRD Mahulu, Hendrikus Keling, Senin 11 Oktober 2021. (Foto-foto : Kornelius Zivan).

 

Mahasiswa Mahulu pertanyakan 4 hak

 

Mahulu, Mahakampos.com– DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), telah menggelar Hearing (Rapat Dengar Pendapat) dengan mahasiswa Kabupaten Mahulu serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, Senin (11/10/2021).

Hearing tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor BP4D Kabupaten Mahulu, Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun. Dibuka oleh Wakil Ketua I DPRD Mahulu, Tiopilus Hanye Ding, S.AB, M.Si yang diwakilkan oleh Anggota DPRD Mahulu, Hendrikus Keling,SE.

Topik pembahasan yang diangkat oleh mahasiswa Kabupaten Mahulu dalam hearing itu, terkait keterlambatan pencairan dana beasiswa, sistem pendaftaran dan penerimaan beasiswa yang kurang transparan, asrama putra/i mahasiswa Kabupaten Mahulu, serta legalitas organisasi kedaerahan mahasiswa Mahulu (Keluarga Besar Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu/KBMKMU).

Ketua Umum KBMKMU Regional Kaltim, Muhammad Rifky Arifin, diwakili oleh Alessandro Piere Lasah selaku Wakil 1 KBMKMU Perwakilan Kecamatan Long Bagun, menyampaikan 4 poin kepada DPRD Mahulu.
“Juga kepada pihak Disdikbud Mahulu. Dari rekan-rekan mahasiswa, yaitu tentang keterlambatan penerimaan beasiswa, dan kejelasan teman-teman yang sudah tervalidasi berkas beasiswanya, namun belum menerima beasiswa periode ini,” ungkapnya.

Alessandro Piere Lasah menambahkan, yang kedua yaitu tentang asrama (tempat tinggal) mahasiswa-mahasiswi Mahulu yang berkuliah di dalam dan diluar Kaltim.
“Agar DPRD dan Pemkab Mahulu mendengarkan. Supaya dapat diperhatikan dan dibantu tempat tinggalnya, bisa berupa asrama,” katanya.

Disamping itu menurut Alessandro, KBMKMU mempertanyakan legalitas KBMKMU, agar bisa diperhatikan oleh DPRD.
“Supaya bisa menjadi wadah belajar dan berkumpul mahasiswa Kabupaten Mahulu. Serta menjadi wadah komunikasi yang baik antara mahasiswa dan Pemkab Mahulu,” tandasnya.

Menanggapi KBMKMU, Kepala Bidang (Kabid) Program Beasiswa Disdikbud Mahulu, Radit, menjelaskan bahwa keterlambatan penerimaan beasiswa, karena panjangnya proses yang harus dilakukan oleh Disdikbud.
“Tahap demi tahap, mulai dari penerimaan sampai seleksi berkas. Selama proses berlangsung ada beberapa yang ‘human error’. Karena karyawan kami pada saat itu mungkin faktor kelelahan atau tidak fokus,” urainya.

Namun menurut kabid, Disdikbud Mahulu tetap mengupayakan agar beasiswa tersebut segera diterima mahasiswa dalam waktu dekat. Dituturkannya, Bidang Program Beasiswa selaku pihak yang menjadi panitia penyelenggara beasiswa, memohon maaf atas keterlambatan tersebut.
“Kurangnya sosialisasi dan komunikasi, membuat banyak pihak khususnya mahasiswa, merasa sistem kami tidak transparan,” bebernya.

Tanggapan DPRD Mahulu
——————————————-
Ketua Komisi I DPRD Mahulu, Bo Himang, SE. M.Si yang hadir dalam rapat itu mengungkapkan, bahwa asrama mahasiswa merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya pihak Disdikbud saja, tetapi perlu dibantu oleh Pemkab Mahulu.
“Fasilitasi sudah pernah dibicarakan oleh pihak Disdikbud. Tahun ini akan di upayakan,” katanya.

Bo Himang menjelaskan, asrama tersebut untuk pelajar dan mahasiswa Kabupaten Mahulu. Sebagai persyaratan pendaftar, diwajibkan melengkapi data administrasi sebagai acuan.
“Bahwa pendaftar benar-benar mahasiswa dan pelajar Kabupaten Mahulu. Asrama itu tidak memungut biaya alias gratis,” sebutnya.

Senada, Ketua Komisi III DPRD Mahulu, Hendrikus Keling SE membeberkan, mengenai legalitas KBMKMU yang dipertanyakan mahasiswa. Menurutnya, untuk persyaratan legalitas organisasi kedaerahan (KBMKMU), agar segera di urus ke OPD terkait (Kesbangpol).
“Karena organisasi tersebut sudah mempunyai struktur dan AD/ART yang jelas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam hearing itu, hadir pula sejumlah anggota DPRD Mahulu lainnya.

Penulis : Kornelius Zivan*/
Editor : Redaksi

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *