Senin, 18 Oktober 2021

DPC Gepak Kubar Minta Pemkab Ambil Alih Tanggungjawab, Terkait Kelangkaan BBM

13 October 2021
Keterangan Foto : Antrean kendaraan roda 2 dan roda 4 mengular di SPBU Multi Fintya Niaga, Belintut, Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Sendawar, Senin 11 Oktober 2021. Foto insert Ketua DPC Gepak Kubar, Mathias Genting SH. (Foto : Dok.Mahakam Pos).

 

Kubar, Mahakampos.com– Terkait dengan terjadinya kondisi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang sudah hampir sepekan, DPC Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) Kutai Barat mempertanyakan peran pemerintah daerah.

Ketua DPC Gepak Kubar, Mathias Genting SH meminta pemerintah bergerak cepat. Menurutnya, sesuai pantauan DPC Gepak Kubar, meski dalam dua hari terakhir sudah ada datang BBM di Kubar, namun hingga saat ini masih terjadi kelangkaan.
“Sampai hari ini (Rabu) BBM masih kosong di Kubar. Saya turun langsung kelapangan memantau dari Kota Sendawar hingga Kecamatan Muara Lawa dan Bentian Besar, semua kosong,” jelasnya kepada Mahakampos.com via seluler, Rabu (13/10/2021).

Mathias Genting yang juga merupakan Ketua Resort Pokdar Kamtibmas Bhayangkara (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Kubar, mengatakan bahwa di Kubar saat ini, baik di eceran maupun di APMS juga kosong BBM jenis premium, pertalite dan pertamax. Dia mengharapkan, agar Pemkab Kubar bergerak cepat. Jangan hanya menyurati Pertamina. Tapi harus turun langsung berkoordinasi ke Pemprov Kaltim.
“Kami DPC Gepak Kubar minta pemerintah daerah harus ambil alih tanggungjawab. Silahkan turun ke SPBU dan APMS. Setiap hari BBM yang datang tidak pernah cukup, selalu habis,” ungkapnya.
“Jadi pemkab harus segera bergerak. Jangan sampai ada indikasi kuota BBM selalu tidak cukup untuk 16 kecamatan se-Kubar,” tukasnya.

Mathias Genting mengingatkan, sangat diperlukan peran pemerintah daerah mulai dari perencanaan kebutuhan BBM bersubsidi, sosialisasi, dan melakukan pengawasan pendistribusiannya. Karena BBM adalah komoditas vital dan menguasai hajat hidup orang banyak.
“Pemerintah wajib menjamin ketersediaan dan kelancaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak di seluruh wilayah NKRI,” tandasnya.

Pemkab Kubar Surati Pertamina

Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan SE, mengakui bahwa Pemkab Kubar sudah
berkomunikasi dengan pihak PT.Pertamina.
Wabup menjelaskan, penyebab kelangkaan BBM di Kubar dalam sepekan terakhir karena keterlambatan kapal yang masuk ke Pertamina Samarinda.

“Keterlambatan pasokan BBM juga hampir terjadi di SPBU di wilayah Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Termasuk di Kubar,” ujarnya dalam konferensi pers terkait kelangkaan BBM, di Ruang Rapat Koordinasi, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Senin (11/10/2021).

Wabup menyebut, Pemkab Kubar secara resmi telah menyurati PT. Pertamina terkait kelangkaan BBM di Kubar. Meminta agar PT. Pertamina memperhatikan dan membantu menormalkan kembali pasokan BBM di Kubar.
“Yaitu dengan mengirimkan armada-armada (Truk Tanki) yang dimiliki Pertamina melalui Elnusa,” tegasnya.

Penulis : Imran

Editor: Redaksi

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *