Senin, 18 Oktober 2021

Ini Sekolah di Mahulu Pemenang Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum

27 August 2021
Kejati Kaltim bekerjasama dengan Disdikbud melaksanakan kegiatan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Kabupaten Mahakam Ulu di Hotel Sidodadi, Sendawar, Kamis 26 Agustus 2021. (Foto : Tim Redaksi Mahakam Pos)

 

Kejati Kaltim bekerjasama dengan Disdikbud, mengenalkan hukum sejak dini

 

 Mahulu,mahakampos.com – Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Negeri dan Swasta tingkat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), telah dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kalimantan Tmur, Kamis (26/8/2021).
Kejati Kaltim bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim melaksanakan kegiatan itu di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Sendawar.
Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Kaltim, Akmal Abbas SH MH yang membuka kegiatan itu menegaskan bahwa, program pemilihan duta pelajar sadar hukum merupakan agenda tahunan Kejati Kaltim.
“Untuk mengenalkan sejak dini kepada para siswa sekolah tentang hkum pidana maupun perdata secara umum,” urainya.
Dia menuturkan, kegiatan tersebut diksanakan pada 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Tujuannya agar siswa-siswi bisa menjadi duta hukum untuk diri pribadi, sekolah dan lingkungan, keluarga, serta masyarakat secara umum.
“Siswa-siswi yang menjadi peserta sangat antusius. Hendaknya ketika nanti kembali ketempat, bisa menjadi duta hukum,” bebernya..
Wakajati Kaltim berharap para siswa-siswi di Kabupaten Mahulu bersemangat. Yakni wajib mengenal hukum. kenali hukum, jauhi hukumannya.
“Setelah dari kegiatan ini, seluruh peserta baik juara maupun yang tidak juara, agar bisa menjadi pionir dalam bidang hukum,” tandas Akmal Abbas.
Untuk diketahui, pemilihan duta pelajar sadar hukum sebagai ajang seleksi menuju grand final yang akan dilaksanakan di Kota Samarinda atau Balikpapan.
Asisten Bidang Intelijen Kejati Kaltim, M Sumartono SH MH menambahkan, juara 1, 2 dan 3 dibabak grand final, akan mendapat beasiswa dari Disdikbud Kaltim.
“Yaitu untuk perkuliahan jurusan hukum seluruh universitas negeri yang terakredetasi A,” paparnya.
Sumartono mengatakan, diharapkan melalui kegiatan tersebut para siswa bisa ‘melek hukum’. Pelanggaran hukum utama dilingkungan sekolah, harus dapat diselesaikan di internal sekolah.
“Sebelum masuk ke ranah hukum yang sebenarnya,” bebernya.
Dalam kegiatan itu, Kejati Kaltim bekerjasama dengan Disdikbud Kaltim. Dalam penilaian di kabupaten/kota diberikan penghargaan kepada para peserta, terdiri juara I, juara II, dan juara III.
“Untuk para juara selanjutnya bisa menjadi role model (teladan),” tandasnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, K.Suhariyatno mengharapkan kegiatan tersebut terus berlanjut kedepan.
“Kemendikbud menugaskan Disdikbud membekali pelajar dan siswa menjadi siswa dengan profil Pelajar Pancasila,” urainya.

Profil Pelajar Pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong-royong, kritis, kreatif, dan mandiri.
“Berakhlak mulia diantaranya kepatuhan kepada aturan negara (hukum),” pupusnya.

Sementara, Kepala Kejari Kubar, Bayu Pramesti SH melalui Kasi Intelijen Kejari Kubar, Ricki Rionart Panggabean SH MH menjelaskan bahwa dengan kegiatan tersebur diharapkan agar ilmu yang didapat siswa (peserta pemilihan duta) bisa dibagi kepada seluruh pelajar/siswa disekolahnya.
“Bisa menjadi duta hukum, meng-edukasi teman-temannya di sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat,” terangnya.

“Bagi para juara, Kejari Kubar siap melibatkan dalam kegiatan penyuluhan hukum, baik disekolah maupun masyarakat,” tutup Ricki Rionart Panggabean.

Kasi Penkum Kejati Kaltim, Toni Iswanto SH MH menjelaskan, dewan juri yang hadir sebagai penilai, terdiri dari 3 juri.
“Juri I yaitu Evi Hasibuan SH MH (Koordinator pada Asintel Kejati Kaltim), Juri 2 yakni Martopo Budi Santoso SH MH. (Kasi A pada Asisten Intelijen Kejati Kaltim), dan Juri 3 adalah Ricki Rionart Panggabean SH MH (Kasi Intelijen Kejari Kubar),” bebernya.

Sekolah di Mahulu Pemenang Pemilihan Duta Sadar Hukum
——————————————————
Dari sejumlah SMU/Sederajat di Mahulu yang mengikuti pemilihan duta pelajar sadar hukum, SMAN 1 Long Bagun A yang diwakili oleh Wilhelmus Divui dan Fransiska Enes dengan judul materi ‘Tindak Pidana ITE’ berhasil meraih Juara 1. Juara 2 diraih oleh SMAN 1 Long Pahangai, dan Juara 3 disabet oleh SMAN 1 Long Bagun B.
“Para juara mendapat piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Juara I uang pembinaan sebesar RP 4,5 juta, Juara II sebesar Rp 3,5 juta, dan Juara III mendapat uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta,” ungkap Kasi Penkum Kejati Kaltim, Toni Iswanto.

Untuk diketahui, acara tersebut dilaksanakan dengan menguatkan protokol kesehatan, mengantisipasi paparan Covid-19. (imn/red)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *