Senin, 18 Oktober 2021

Kejari Kubar Pulihkan Kerugian Negara di Mahulu Sebesar Rp 1,778 Miliar

12 October 2021
Keterangan Foto : KONFERENSI PERS – Kajari Kubar, Bayu Pramesti SH MH (tengah, memegang micropon), didampingi Kasi Intelijen, Ricki Rionart Panggabean, Inspektur Inspektorat Mahulu, Budi Gunarjo Ompusunggu, serta pihak Asuransi Bosowa, dalam konpers di Kantor Kejari Kubar, Sendawar, Selasa 12 Oktober 2021. (Foto-foto : Tim Redaksi Mahakam Pos).

 

Pemkab Mahakam Ulu Berikan Penghargaan dan Apresiasi

Kubar, Mahakampos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur, berhasil melakukan Pengembalian/Pemulihan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 1.778.288.305,35,- dilingkup Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Permasalahan kerugian keuangan negara itu awalnya ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Yakni temuan didalam Laporan Keuangan Pemkab Mahulu Tahun Anggaran 2019.
“Kegiatan pembangunan jaringan listrik distribusi dan jaringan listrik kampung (distribusi) Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun,” jelas Kepala Kejari Kubar, Bayu Pramesti SH MH, dalam keterangan pers, didampingi Kasi Intelijen, Ricki Rionart Panggabean, Inspektur Inspektorat Mahulu, Budi Gunarjo Ompusunggu, serta pihak Asuransi Bosowa. di Kantor Kejari Kubar, Sendawar, Selasa (12/10/2021).

Kajari Kubar menjelaskan, pengembalian/pemulihan kerugian keuangan negara di Kabupaten Mahulu tersebut, merupakan inisiatif dari jaksa Kejari Kubar, khususnya bidang intelijen. Kronologis hukumnya, Kejari Kubar melakukan wawancara klarifikasi terhadap pejabat berkomitmen, dan juga pihak Asuransi Bosowa.
“Semua berjalan lancar. Adanya temuan BPK itu, sekarang semuanya sudah dipenuhi,” jelasnya.

Kajari menambahkan, pihaknya memulihkan kerugian keuangan negara tersebut, untuk kepentingan Kabupaten Mahulu. Jumlah uang kerugian negara tersebut dibayar dalam delapan kali angsuran. Dari jumlah totalnya, sebelumnya disetor awal pihak terkait sebesar Rp 1,26 miliar.
“Pembayaran ke-8 (terakhir) sebesar Rp 652.288.305,- atau lunas. Semua akan disetor ke kas daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Mahulu, Budi Gunarjo Ompusunggu, menjelaskan bahwa dari temuan tersebut, BPK merekomendasikan didalam laporannya untuk membayar jaminan uang muka dan jaminan pelaksanaan.
“Hal itu terjadi, karena memang didalam kegiatan pekerjaan tersebut tidak selesai,” ungkapnya.
Budi Gunarjo menambahkan, pihaknya selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), selalu berusaha mendorong penyelesaiannya. Yakni tindak lanjut atas temuan-temuan hasil pemeriksaan BPK yang belum di tindaklanjuti sampai dengan saat ini.
“Temuan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.778.288.305,35,- tersebut, yaitu dengan rekanan PT. Pesona Prima Gemilang. Nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp 6,6 miliar. Ketika tidak selesai, maka konsekuensi JUR (Jaminan Uang Muka),” tegasnya,

Pemkab Mahulu Beri Penghargaan


Inspektur Inspektorat Kabupaten Mahulu, Budi Gunarjo Ompusunggu mengatakan, terkait Pengembalian/Pemulihan Kerugian Keuangan Negara tersebut, mewakili Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh SH, Pemkab Mahulu memberikan penghargaan kepada Kejari Kubar.
“Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kejari Kubar. Atas capaian dan prestasi dalam penegakan hukum melalui pemulihan kerugian keuangan negara. Dari klaim asuransi sebesar Rp 1,778 miliar,” pungkasnya.

Penulis : Imran
Editor : Redaksi

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *