Harindo 1
RAMADHAN 2024
Iklan Skurity

Kubar Zona Merah, Bupati FX Yapan Minta Acara Adat Dikurangi

28 February 2022
Dalam rakor penanganan Covid-19 di Balai Agung ATJ, Bupati FX Yapan memberikan arahan, Senin 21 Februari 2022. (Foto : Istimewa)


Kubar, Mahakampos.com – Sejak sepekan terakhir, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, menyandang Zona Merah paparan Covid-19. Hal itu menjadi atensi khusus Bupati Kubar, FX Yapan SH.

Bupati menegaskan, tidak saja perusahaan yang wajib selektif kepada karyawannya terhadap penyebaran Covid-19. Melainkan juga Lembaga Adat Kabupaten agar mengurangi acara adat yang banyak melibatkan kerumunan warga.

Termasuk juga pemerintah kampung agar menyiapkan tempat isolasi mandiri di balai pertemuan umum, atau gedung olahraga,” tegas Bupati FX Yapan, dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 Kubar, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati Kubar, Senin (21/2/2022).

Terkait lembaga adat, menurut Bupati, meminta agar lembaga adat kabupaten membuatkan surat kepada kepala adat kampung bahwa kegiatan acara adat agar dikurangi.

“Karena ini sudah memaksa kita untuk tertib. Niat baik saya ingin Kutai Barat bisa level terendah dari tempat-tempat lain,” ungkapnya.

Demikian juga soal lokasi isolasi mandiri. Menurutnya, jika di rumah tidak memungkinkan untuk isoman, maka pemerintah kampung mempersiapkan BPU atau gedung Olahraga, sebagai tempat isolasi.

“Hal ini penting dilakukan agar warga yang positif Covid-19 bisa terpisah dengan warga lain, sehingga tidak menyebar. Demikian juga kegiatan pengobatan dapat lebih focus,” katanya.
Selanjutnya, kata Bupati FX Yapan, data vaksin lanjut usia (lansia) sangatlah penting. Dia meminta agar camat dan kepala kampung mendatanya. Yakni dibantu polsek, koramil, puskesmas dan dinas kesehatan untuk memonitor yang betul-betul serius vaksin warganya.

“Kalau perlu membuat catatan kecamatan mana memiliki tingkat persen vaksin Covid-19, akan kita berikan penghargaan,” harapnya.

Bupati meminta harus satu persepsi mempersiapkan untuk menghadapi Covid-19. Saat ini menurutnya di Kaltim sudah memasuki level 3, dan Kubar zona merah. Untuk mengatasi ini menurut FX Yapan, pemerintah kampung, kecamatan dan pemkab melalui Satgas Covid-19 harus komunikasi dan kerja sama yang baik.

“Saya minta para camat, polsek, koramil, kepala kampung dan puskesmas untuk menjadi koordinator di wilayahnya,” tandasnya.

Penulis : Imran Yusran
Editor : Aam/Redaksi

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengunjung

095544
Users Today : 14
Users Yesterday : 27
Total Users : 95544
Views Today : 26
Total views : 240702
Who's Online : 1