Senin, 18 Oktober 2021

Mahulu Masih Aman, Namun Sejumlah Kampung di Kubar Sudah Terendam Banjir

4 September 2021
Keterangan Foto : Begini kondisi debit air Sungai Mahakam di Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Mahulu hingga Sabtu 4 September 2021 siang, masih jauh dari bibir Sungai Mahakam.(Foto : Camat Long Bagun/Istimewa)

 

Mahulu, mahakampos.com – Curah hujan yang tinggi sejak sepekan terakhir, membuat debit air Sungai Mahakam terus naik. Oleh sebab itu masyarakat 5 kecamatanse-Mahulu diharapkan untuk waspada, karena datangnya banjir tak bisa di prediksi.
Camat Long Bagun, Yason Liah mengatakan, jika kondisi curah hujan tinggi, dikawatirkan anak Sungai Mahakam di dua kecamatan di hulu riam meluap.
“Untuk Kampung Ujoh Bilang (Ibukota Mahulu), Kecamatan Long Bagun, sampai pagi tadi (Sabtu, Red,-.) ketinggian debit air masih agak jauh dibawah bibir Sungai Mahakam,” jelasnya dalam pesan singkat WhatApps (WA) menjawab konfirmasi Mahakam Pos, Sabtu (4/9/2021).
Camat Yason Liah membeberkan bahwa melihat kondisi debit air Sungai Mahakam saat ini memang masih jauh. Namun kata dia, tak bisa dipastikan, karena curah hujan yang cukup tinggi.
“Kalau untuk saat ini 5 kecamatan se-Mahulu masih aman. Namun masyarakat kami ingatkan, agar waspada. Karena datang banjir tak bisa diduga,” paparnya.
Di Kubar sudah ada kampung pesisir direndam banjir

Keterangan Foto : Jalan raya dalam Kampung Long Iram Ilir, Kecamatan Long Iram, Kubar, sudah mulai terendam banjir, Sabtu 4 September 2021 sore. (Foto : Istimewa/FB)

Kampung Tering Seberang, Kecamatan Tering, dan sejumlah kampung dalam Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), saat ini sudah mulai direndam banjir. Diperkirakan ada sejumlah anak Sungai Mahakam di Kabupaten Mahakam Ulu yang meluap. Diantaranya Sungai Ratah, Pariq, dan Sungai Kelian yang bermuara di Kecamatan Long Iram. Hal itu membuat aliran Sungai Mahakam di Kubar mengalami kenaikan debit air.
“Untuk kampung dalam Kecamatan Long Iram yang sudah mulai terendam yaitu Anah, Muara Leban (sebagian), dan Long Iram Seberang,” ungkap Camat Long Iram, Burhan dihubungi via seluler, Sabtu (4/9/2021) sore.
Dia menyebut, indikator utama adalah Kampung Long Iram Kota. Namun sampai saat ini debit air Sungai Mahakam mengalami kenaikan yang lambat.
“Mudah-mudahan segera surut. Kami (pemerintah kecamatan) terus berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial, juga seluruh kampung dalam Kecamatan Long Iram,” tandas Burhan.
Begitu pula disampaikan oleh Kasi Pembangunan dan Ekonomi Kantor Camat Long Iram, Yosef Ngau. Bahwa memang sejumlah kampung didataran rendah dalam Kecamatan Long Iram sudah terendam.
“Termasuk Kampung Long Daliq dan Keliwai sudah terendam banjir Sungai Mahakam. Kawatir curah hujan tinggi, Kampung Ujoh Halang dan Muara Kelian juga sudah hampir terendam,” urainya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kubar, HM Zainuddin Thaib menjelaskan, memang benar pemukiman warga dalam Kampung Tering Seberang, Kecamatan Tering sudah terendam banjir.
“Sudah terendam semua Tering Seberang. Kedalamannya sudah merendam jalan dalam Kampung Tering Seberang,” ucapnya.
Zainuddin Thaib mengungkapkan, belum ada upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar meninjau kelapangan.
“Debit air masih terus naik di Tering. Belum ada upaya BPBD untuk kelapangan mengambil sikap kondisi banjir ini,” tandasnya.
Upaya konfirmasi Mahakam Pos kepada Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap-siagaan BPBD Kubar, Kamius Junaidi melalui pesan WA, belum ada jawaban.(imn/red)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *