Senin, 25 Oktober 2021

MUI Kubar Telah Membentuk 8 Komisi

23 September 2021
Keterangan Foto : Rapat Pembentukan Komisi oleh Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Kutai Barat, dipimpin Ketua MUI Kubar, KH Ahmad Asrori (tengah), di Kantor MUI Kubar, Komplek Islamic Center, Melak Ulu, Kecamatan Melak, Sendawar, Rabu 22 September 2021) malam. (Foto : Istimewa).

Kubar, Mahakampos.com – Rapat pembentukan anggota komisi, telah dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di Kantor MUI Kubar, Komplek Islamic Center, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Sendawar, Rabu (22/9/2021) malam.

Rapat tersebut membentuk 8 komisi. Yakni Komisi Fatwa, Komisi Hubungan Ulama dan Umara, Komisi Ukhuwah Islamiah dan Hubungan Umat Beragama, Komisi Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat, Komisi Pendidikan, Kaderisasi dan Pembinaan Seni Budaya, Komisi Pemberdayaan Ekonomi, Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga, serta Komisi Informatika dan Komunikasi.
Ketua MUI Kubar, KH Ahmad Asrori menjelaskan bahwa tujuan dibentuknya komisi organisasi itu, agar roda organisasi bermanfaat bagi semua aspek kehidupan masyarakat muslim.
“Baik dalam beragama, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Dia menuturkan, MUI terus menguatkan program dalam pengawasan dan pembinaan. Yaitu terhadap paham keagamaan terlarang, yang keras (ekstrim) maupun liberal.

Menurutnya, MUI juga telah ikut serta menangani paham Abah Sabirin pasca kumara paham ketuhanan yang menyimpang.
“Contohnya, telah diketahui bersama aliran keagamaan yang sesat, seperti Ahmadiyah dan ormas agama yang dilarang yaitu HTI, FPI dan lainnya,” beber Asrori.

Dijelaskannya, dari sejumlah program yang dibentuk MUI Kubar, di upayakan guna menangkal kenakalan remaja. Yaitu mengantisipasi narkoba dan hubungan bebas dikalangan remaja. Dengan cara mengadakan seminar bersama Polres, Kodim dan juga tokoh agama. Juga program pembinaan mualaf yang bekerjasama dengan MUI provinsi.
“Sudah dimulai, MUI menempatkan dai muda di Kecamatan Tering untuk membina mualaf,” urainya.

Asrori menambahkan, keberadaan MUI menyasar masyarakat, dengan membimbing masyarakat muslim agar hidup rukun dan damai, menjaga keberagaman serta kemajemukan. Cara kerja diantaranya melalui safari ramadan dan juga dalam penyampaian materi kutbah Jumat.
“Yang juga sudah dilakukan MUI Kubar, yaitu pelatihan fardu kifayah di Kecamatan Mook Manaar Bulatn,” sebutnya.

Menurutnya, untuk perbaikan kedalam internal MUI, sehingga dibentuk komisi-komisi. Yakni mulai dari pengurus MUI kecamatan, meski ada tiga kecamatan dari 16 kecamatan se-Kubar yang belum ada pengurusnya. Yakni Kecamatan Melak, Muara Pahu. dan Bentian Besar.
“Delapan komisi yang sudah dibetunk, insyaallah akan dilantik bersamaan dengan rapat kerja di Oktober mendatang,” katanya.

Asrori menyebut, pihaknya sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Utama Pemkab Kubar yang telah mendukung anggaran kepada MUI Kubar melalui APBD.
“Juga masyarakat muslim yang mendukung secara moril maupun materil terhadap MUI Kubar,” pungkasnya.(imn/red)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *