Senin, 18 Oktober 2021

Warga Tak Perlu Khawatir, BBM Sedang Dalam Distribusi ke Kubar

11 October 2021
Keterangan Foto : Antrean kendaraan roda 2 dan roda 4 mengular di SPBU Multi Fintya Niaga, Belintut, Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Sendawar, Senin 11 Oktober 2021.(Foto : Tim Redaksi Mahakam Pos).

 

Kubar, Mahakampos.com – Masyarakat se-Kutai Barat (Kubar) dalam 2-3 hari terakhir, resah. Disebabkan oleh kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Terutama jenis premium (bensin), serta pertalite.

Keresahan itu berkurang, karena pada Senin (11/10/2021), kiriman BBM dari Kota Samarinda sudah ada yang tiba di Kota Sendawar.

Diantaranya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Multi Fintya Niaga, (SPBU Nomor : 64-755-91) di Jalan Sendawar Raya (Jalur Dua), Belintut, Kampung Ngenyan, Kecamatan Barong Tongkok, Sendawar. Sejak pukul 08.00 Wita Senin (11/10/2021) antrean kendaraan roda 4 dan roda dua, ratusan berjubel.

Penyebab terjadi kelangkaan BBM di Kubar dalam beberapa hari terakhir, pihak SPBU Multi Fintya Niaga memberikan keterangan.
Anton (51), Operator SPBU Multi Fintya Niaga menjelaskan, bahwa menurut keterangan sementara yang diterima pihaknya, terjadi keterlambatan kapal tanker PT Pertamina bersandar.
“Sehingga terlambat bongkar, jadi distribusi BBM sempat tersendat ke Kubar dan daerah lainnya di Kaltim,” jelasnya kepada wartawan.

Anton menuturkan, pihaknya tidak memungkiri sempat tersendat distribusi BBM ke Kubar selama 3 hari. Namun saat ini (sejak Senin) pengiriman BBM Pertamina dari Kota Samarinda ke Kubar sudah mulai lancar.
“Hanya karena jarak Samarinda-Kubar cukup jauh (480 KM) lewat akses darat. Maka harus bersabar menunggu waktu sampainya. Tapi sudah ada yang sampai. Sudah mulai dijual sejak Senin pagi ini,” katanya.

Anton menambahkan, disaat normal, suplai kebutuhan BBM SPBU Multi Fintya Niaga rata-rata 16 ton perhari dari PT Pertamina. Masing-masing jenis premium, bio solar, dan diselingi dengan pertamax dan dexlite.
“Pertamax dan bio solar diutamakan. Kedepan ada informasi alih fungsi. Yaitu jenis BBM premium ke pertalite,” ungkapnya.

Anton berpesan, agar masyarakat tidak resah kelangkaan BBM di Kubar, seperti yang terjadi dalam 3 hari terakhir.
“Tidak usah panik. Saat ini distribusi Pertamina sudah berjalan. Hanya karena jarak Kubar yang jauh dari depo Pertamina Samarinda, jadi penyalurannya butuh waktu,” tandasnya.

Warga yang Mengantre BBM agar Patuh Lalu-lintas
——————————————————————–
Kondisi SPBU Multi Fintya Niaga, berada tepat di akses utama poros dua jalur (Jalan Sendawar Raya) penghubung Kecamatan Barong Tongkok-Melak.

Sehingga, saat terjadi antrean panjang kendaraan roda 2 dan roda 4 yang akan membeli BBM, meluber ke badan jalan didepan SPBU. Bahkan antrean mengular hingga 500 meter di kiri dan kanan SPBU.
“Karena memang fatal, pengantre memenuhi badan jalan utama. Jadi harus diatur agar lalulintas lancar,” terang Kasatlantas Polres Kubar, AKP Toni Joko Purnomo SH, melalui Ps. Kanit Patwal Satlantas Polres Kubar, Bripka Suardi SH, dikonfirmasi saat ia bersama puluhan personel Satlantas Porles Kubar mengatur lalulintas di SPBU itu, Senin (11/10/2021) siang.

Menurutnya, sejak pagi hingga habis BBM di SPBU Belintut terjual, personel Satlantas akan terus berada dilapangan. Hal itu agar lalulintas di akses Sendawar Raya aman dan lancar.
“Juga agar masyarakat yang datang membeli BBM bisa terlayani dengan baik. Karena saat ini yang ada di SPBU Belintut hanya BBM jenis Pertamax. Sedangkan premium kosong,” tuturnya.

Bripka Suardi juga menghimbau agar warga yang mengantre BBM di SPBU tetap menguatkan Protokol Kesehatan. Hal itu guna mengantisipasi Covid-19.
“Tolong tetap kuatkan prokes. Jangan lupa menggunakan masker,” tutupnya.

Penulis : Imran
Editor : Redaksi

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *