Senin, 18 Oktober 2021

Kasus Dugaan Tipikor di Disdikbud Kubar Naik Status Dari Penyelidikan ke Penyidikan

2 September 2021
Keterangan Foto : Kajari Kubar, Bayu Pramesti SH MH, didampingi Kasi Intelijen Ricki Rionart Panggabean dan Kasi Pidsus Iswan Noor, memberikan keterangan pers, di Kantor Kejari Kubar, Sendawar, Kamis 2 September 2021. (Foto :Dok. Mahakam Pos).

 

Kubar, mahakampos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah meningkatkan hasil penyelidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kegiatan Pengadaan Seragam Anak Sekolah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat (Kubar) Tahun Anggaran 2018 , kini statusnya naik menjadi penyidikan.
“Sejak 28 Agustus 2021, status dari penyelidikan naik jadi penyidikan,” jelas Kepala Kejari Kubar, Bayu Pramesti SH MH, dalam Konferensi Pers di Kantor Kejari Kubar, Sendawar, Kamis (2/9/2021).
Kajari yang didampingi Kasi Intelijen Ricki Rionart Panggabean dan Kasi Pidsus Iswan Noor menjelaskan, bahwa sebelumnya telah dilakukan penyelidikan oleh Tim Kejari Kubar terkait dugaan Tipikor pengadaan seragam sekolah di Disdikbud Kubar Tahun Anggaran 2018 sekitar, total anggaran sebesar Rp5 miliar.
“Setelah mengantongi bukti-bukti permulaan yang cukup maka dinaikkan statusnya menjadi penyidikan melalui Surat Perintah Penyidikan tanggal 28 Agustus 2021 lalu,” tegasnya.
Kajari menuturkan, seiring dengan kenaikan status ke penyidikan kasus dugaan Tipikor tersebut, maka penyidik akan segera memanggil para saksi.
“Kejari Kubar juga akan berkoordinasi secara formil maupun non formil dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim terkait dugaan kasus Tipikor kegiatan pengadaan seragam anak sekolah di Disdikbud Kubar ini,” urainya.
Bayu menegaskan, pihaknya akan bekerja keras untuk mengungkap kasus dugaan Tipikor pengadaan seragam anak sekolah ini agar semua menjadi terang-benderang.
Saat ini Kejari Kubar sedang melakukan penyidikan terhadap 5 kasus dugaan tipikor.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Disdikbud Kubar, Silvanus Ngampun belum berhasil. Pesan WhatApps (WA) Mahakam Pos belum dijawab . (imn/red)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *