Senin, 18 Oktober 2021

Lapas Tangerang Kebakaran Merenggut Banyak Nyawa Narapidana

8 September 2021

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang mengalami kebakaran hebat. Puluhan napi dikabarkan meninggal dunia. Kebakaran terjadi sekira jam 2 pagi.

Belum diketahui penyebab pasti peristiwa yang merenggut banyak korban jiwa tersebut. Informasi yang diperoleh, korban tewas berjumlah 41 orang, 74 orang luka ringan dan 8 orang luka berat.

Korban tewas dilarikan ke kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang. Pantauan wartawan di lokasi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran nampak datang ke lokasi kejadian.

Fadil didampingi Kapolres Metro Tangerang Kombes Deonijiu De Fatima langsung masuk ke dalam lapas. Sejumlah mobil ambulan disiagakan di halaman Lapas Tangerang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi. Petugas Kepolisian masih melakukan olah TKP dibantu dari Dinas Pemadam Kebakaran dan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menginstruksikan jajarannya untuk fokus pada evakuasi dan pemulihan warga binaan yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Hal tersebut disampaikan Yasonna saat meninjau langsung Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).

 

 
“Rasa duka mendalam saya sampaikan atas jatuhnya korban dalam kebakaran ini. Saya sudah menginstruksikan jajaran untuk secepatnya melakukan evakuasi dan fokus memberikan penanganan terbaik untuk memulihkan korban luka. Ini musibah yang memprihatikan bagi kita semua,” ujar Yasonna kepada wartawan. 

 

“Saya meninjau ke sini segera setelah menyelesaikan rapat yang sudah teragendakan jauh hari sebelumnya. Tapi, saat rapat pun saya terus memantau perkembangan yang terjadi,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran  terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu dinihari. Kebakaran ini mengakibatkan sekitar 41 orang meninggal dunia dan sejumlah lagi mengalami luka. Korban luka sudah dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pengobatan.

Yasonna memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan aparat terkait untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

“Data yang saya peroleh menyebutkan ada 41 orang yang meninggal akibat kebakaran ini. Salah satu korban meninggal adalah warga binaan kasus terorisme, satu tindak pidana pembunuhan, sementara lainnya narkoba. Dua di antara korban meninggal merupakan warga negara asing dari Afrika Selatan dan Portugal,” tuturnya.

“Tentu saja kami akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menyelidiki sebab-sebab kebakaran dan tentu saja memformulasikan strategi pencegahan agar musibah berat seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Yasonna. (A/Red)***

Sumber: https://www.postnewstv.com/2021/09/lapas-tangerang-kebakaran-merenggut.html

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *