Senin, 18 Oktober 2021

Mulai Hari Ini, Operasi Patuh Mahakam di Kabupaten Kubar dan Mahulu

20 September 2021
Keterangan Foto : Kapolres Kubar, AKBP Irwan Yuli Prasetyo,S.I.K., memimpin Apel Gelar Pasukan , dalam rangka memastikan kesiapan personel yang segera bergerak kelapangan dalam Operasi Patuh Mahakam Tahun 2021 di Kubar dan Mahulu. Berlangsung di Mapolres, Sendawar, Senin 20 September 2021pagi tadi.(Foto-foto : Tim Redaksi Mahakam Pos).

 

 

Selama 14 hari, sejak 20 September hingga 3 Oktober 2021

Kubar, mahakampos.com – Operasi Patuh Mahakam tahun 2021di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) telah dimulai. Akan berlangsung selama 14 hari kedepan, sejak 20 September hingga 3 Oktober mendatang.
Guna memastikan kesiapan personel gabungan yang akan bertugas dilapangan, Polres Kubar melaksanakan Apel Gelar Pasukan. Diikuti personel gabungan terdiri dari Personel Polres, Kodim 0912 Kubar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Kubar, serta Dinas Perhubungan Kubar. Acara tersebut berlangsung di halaman depan Markas Polres di Sendawar, Senin (20/9/2021).
Kapolres Kutai Barat, AKBP Irwan Yuli Prasetyo, S.I.K yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Singgamata, S.I.K., M.H.
Apel Gelar Pasukan tersebut bertajuk, ‘Melalui Oprasi Patuh Mahakam 2021, Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalulintas’.
Dirlantas Polda Kaltim mengatakan, dengan melaksanakan Apel Gelar Pasukan, untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya.


“Sehingga Operasi Patuh Mahakam tahun 2021 selama 14 hari dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan, dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan,” kata Kapolres, membacakan amanat Dirlantas Polda Kaltim.


Dirlantas Polda Kaltim menyebut, Operasi Patuh Mahakam merupakan operasi kewilayahan yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Hal itu berpatok dari perbandingan data Operasi Patuh 2019 dan 2020. Yakni dari jumlah pelanggaran lalulintas berupa tilang berjumlah 14.778 kasus. Pada 2020 sejumlah 1.880 kasus se-Indonesia. Artinya turun 92 persen, akan tetapi data tersebut turun bukan berarti pelanggaran tidak ada lagi.
“Tapi karena adanya wabah Covid-19. Sehingga mobilitas atau aktivitas masyarakat menurun drastis dan penindakan lalulitas menggunakan tilang juga sangat di kurangi, bahkan ditiadakan,” beber AKBP Irwan Yuli Prasetyo.
Sedangkan teguran tertulis tahun 2019 sejumlah 7.506 pelanggaran. Pada tahun 2020 sejumlah 9.901 pelanggaran. Atau naik sebesar 32 persen. Untuk jumlah lakalantas pada 2019 sebanyak 3 kasus, dan pada 2020 sebanyak 13 kasus.Naik 33,3 persen.
“Berdasarkan data diatas, angka lakalantas inilah yang harus menjadi keprihatinan bersama. Agar kedepan makin bisa kita kurangi,” ucap Kapolres.
Kombes Pol Singgamata menjelaskan, walaupun terjadi penurunan yang signifikan pada angka penindakan pelanggaran, data lakalantas tersebut membuktikan bahwa pelanggaran lalulintas masih terus saja terjadi di jalan.
“Karena setiap lakalantas pasti didahului oleh pelanggaran lalulintas,” ucap Kapolres.
Dirlanas menyebut, jika semua pengguna jalan taat dan tertib berlalulintas, maka dapat dipastikan lakalantas yang disebabkan oleh pengemudi dapat dihilangkan atau berkurang secara signifikan.
Menurutnya, pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam tahun ini diharapkan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi. Yaitu, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas untuk menurunkan angka pelanggaran dan lakalantas.
“Serta sekaligus meningkatnya disiplin Protokol Kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” tutur Kapolres.
Dirlantas Polda Kaltim memberikan penekanan dan arahan untuk pedoman dalam melaksanakan tugas dan Operasi Patuh Mahakam 2021. Yakni agar personel gabungan melaksanakan kegiatan operasi dengan serius dan sepenuh hati. Serta selalu mempedomani Prokes 5 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas).
Juga agar melaksanakan kegiatan Preemtiv dan Preventif 100 persen selama melaksanakan operasi. Tidak ada pemeriksaan kendaraan bermotor secara stationer (tetap) untuk penindakan pelanggara lalulintas. Penindakan tilang dapat dilakukan hanya untuk jenis-jenis pelanggaran lalulintas yang berpotensi mengakibatkan lakalantas. Laksanakan kegiatan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19, dan memberikan edukasi tentang prokes Covid-19 serta tertib berlalulintas. Seperti pemasangan stiker atau banner, sosialisasi melalui berbagai media, pembagian masker kepada masyarakat, dan kegiatan simpatik lainnya.
“Agar masyarakat paham bahwa dalam kondisi yang serba sulit saat ini, Polri masih tetap hadir untuk masyarakat,” tandas AKBP Irwan Yuli Prasetyo.
Dalam kesempatan itu Kapolres AKBP Irwan Yuli Prasetyo juga menyematkan tanda pita kepada personel gabungan dari masing-masing instansi.
Paa Apel Gelar Pasukan itu hadir pula sejumlah perwira dan Kasat dilingkup Polres Kubar. Diantaranya Kabag Operasional Polres Kubar AKP I Gde Dharma Suyasa, Kasatlantas AKP Toni Joko Purnomo SH, Kasat Reskoba AKP Bitab Riyani, Kasat Reskrim Iptu I Made Suryadinata, Perwakilan dari Kodim 0912/Kbr, serta Dinas Perhubungan Kubar. (imn/red)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *