Senin, 18 Oktober 2021

Terkait Dugaan Tipikor Pakaian Seragam Anak Sekolah, Tim Penyidik Pidsus Kejari Kubar Bergerak

21 September 2021
Keterangan Foto : Tim Penyidik Pidsus Kejari Kubar dipimpin langsung Kepala Kejari Kubar, Bayu Pramesti SH MH bergerak menggeledah Kantor Disdikbud dan DPMPTSP Kubar. Hal itu terkait penyidikan dugaan tipikor di Disdikbud Kubar dengan total anggaran sebesar Rp5 miliar, Selasa 21 September 2021. (Foto : Tim Redaksi Mahakam Pos)

Menggeledah kantor Disdikbud dan DPMPTSP Kubar

 

Kubar, mahakampos.com – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur, menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar, serta Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kubar, Selasa (21/9/2021).
Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik Tipikor Kejarri Kubar, guna melengkapi alat-alat bukti. Baik berupa surat atau barang bukti (BB) dalam dugaan Tipikor kegiatan pengadaan seragam anak sekolah pada Disdikbud Kubar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kubar Tahun Anggaran (TA) 2018, dengan total anggaran sebesar Rp5 miliar.

“Kami melakukan (mengumpulkan) alat-alat bukti di dua tempat. Yaitu di Kantor Disdikbud dan Kantor DPMPTSP Kubar. Diduga ada kaitan dalam peristiwa pidana itu,” jelas Kepala Kejari Kubar, Bayu Pramesti SH MH melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Iswan Noor SH didampingi Kasi Intelijen, Ricki Rionart Panggabean, dalam Keterangan Pers di Kantor Disdikbud Kubar, Sendawar, Selasa (21/9/2021).
Iswan Noor mengatakan, penggeledahan di dua kantor instansi Pemkab Kubar itu dimulai sejak pukul 14.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Dia menuturkan, beberapa alat bukti sudah dikumpulkan dan disita. Baik surat maupun barang bukti yang dijadikan pertanggung jawaban dalam pengadaan seragam anak sekolah itu.


Iswan menjelaskan, dalam penggeledahan semua pihak di dua kantor instansi itu proaktif. Tidak ada upaya hukum untuk menghilangkan barang bukti.
Dia menyebut, memang ada oknum pejabat yang mengaku tidak mengetahui terhadap dokumen. Karena baru menjabat, dan ada pergantian pejabat.
“Tetapi setelah kami jelaskan bahwa itu merupakan sebuah tanggung jawab dari jabatan untuk mohon dicari, mereka tetap proaktif,” ungkapnya.
Iswan Noor menyebut bahwa penggeledahan dilakukan oleh Tim penyidik Kejari Kubar di Bagian umum Disdikbud dan DPMPTSP Kubar. Alasannya, karena mata anggaran yang dilaksanakan dalam pengadaan seragam anak sekolah oleh Disdikbud Kubar TA 2018 memang masuk ke bagian umum.
“Disdikbud dan DPMPTSP Kubar kooperatif dalam membantu pengumpulan alat-alat bukti. Saksi yang diperiksa ada 7 orang. Ada yang PNS ada juga yang non PNS. Termasuk para pelaksananya,” tukasnya.
Tersangka Belum Ditetapkan

————————————–
Kejari Kubar belum menetapkan tersangka dalam penyidikan perkara dugaan Tipikor kegiatan Pengadaan Seragam Anak Sekolah di Disdikbud Kubar TA 2018.
Kasus itu oleh Kejari Kubar telah meningkat statusnya ke penyidikan sejak 28 Agustus 2021.
“Tersangka belum ditetapkan. Harus berdasarkan kerugian negara. Berdasarkan bukti-bukti yang cukup,” ucap Iswan Noor.
Dia menuturkan, keterkaitan Disdikbud dengan DPMPTSP dalam hal proses. Yakni keterkaitan dalam pengadaan oleh perusahaan yang mengadakan seragam anak sekolah itu.
“Tim Penyidik Kejari Kubar kemungkinan akan melengkapi dengan meminta keterangan saksi-saksi lainnya. Akan dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Setelah itu dilakukan ekspos di ahli,” katanya.
“Jadi sambil menunggu. Waktu (masa) untuk penetapan tersangka (cepat atau lambatnya) dari ahli. Ahli bisa diambil dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” pungkasnya.
Sementara itu ditambahkan Kasi Intelijen Kejari Kubar, Ricki Rionart Panggabean bahwa izin penggeledahan Kantor Disdikbud dan DPMPTSP Kubar berdasarkan Surat Penetapan dari Pengadilan Negeri Kubar, Penetapan Nomor : 88/Pen.Pid/2021/PN Sdw.
“Dalam surat izin Penetapan Pengadilan Negeri Kubar, memberikan izin penggeledahan terhadap gedung kantor Disdikbud dan DPMPTSP Kubar. Berdasarkan surat Perintah Penyidkan Nomor : PRIN-806/04.19/Fd.2/08/2021 tanggal 27 Agustus 2021,” tuturnya.
Surat Penetapan oleh PN Kubar tersebut tertanggal 21 September 2021. Atas nama Ketua PN Kubar Kelas II, ditandatangani oleh Wakil Ketua, Henu Sistha Aditya SH MH.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disdikbud Kubar, Silvanus Ngampun membenarkan telah ada penggeledahan di Kantor Disdikbud Kubar oleh Tim Penyidik Kejari Kubar.
“Kami sebagai warga negara yang baik patuh hukum. Siap bekerjasama secara kooperatif dengan memberikan keterangan dan data sesuai yang diminta penyidik,” tandasnya.(imn/red Mahakampos.com)

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *