Harindo 1
RAMADHAN 2024
Iklan Skurity

Bos BI Minta Kenaikan UMR/UMP Dikendalikan Agar Tak Dongkrak Inflasi

22 November 2022
Gubernur BI Perry Warjiyo berharap kenaikan UMR bisa terkendali agar tak memicu lonjakan inflasi, terutama kelompok harga yang diatur pemerintah. (Dokumentasi: BI/Istimewa).

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berharap kenaikan upah minimum regional (UMR) bisa terkendali agar tak memicu lonjakan inflasi, terutama kelompok harga yang diatur pemerintah (administered price).

Sekarang ada kenaikan UMR maupun yang di daerah, itu juga harus dikendalikan," kata Perry dalam rapat dengan Komisi XI DPR, dikutip dari Antara, Selasa (22/11).
Selain UMR, ia juga meminta pemerintah pusat maupun daerah mengendalikan tarif angkutan umum yang saat ini cenderung naik agar tak mengerek tingkat inflasi administered price.

Adapun pada Oktober 2022, inflasi administered price tercatat masih tinggi yakni 13,28 persen (yoy). Selain inflasi administered price, permasalahan inflasi juga berasal dari kelompok harga pangan bergejolak (volatile food). Meski sudah turun ke level 7,2 persen saat ini, inflasi volatile food sempat berada di level 10 persen.

Maka dari itu, Perry meminta dukungan Komisi XI DPR untuk turun ke daerah dalam menyukseskan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), melakukan operasi pasar, dan menenangkan para pedagang, guna menurunkan inflasi volatile food ke bawah 5 persen.
"Kalau ini semua bisa kita lakukan, inflasi pada akhir tahun ini bisa di bawah 6 persen (yoy). Saya kira itu akan bagus," tuturnya.

Halaman
berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengunjung

094548
Users Today : 9
Users Yesterday : 27
Total Users : 94548
Views Today : 20
Total views : 238378
Who's Online : 0