Senin, 18 Oktober 2021

Eks FPI Bentuk Perisai Bangsa, Gelar Nobar Film G30S/PKI

26 September 2021

Sejumlah mantan anggota dan pengurus Front Pembela Islam (FPI) di Surabaya mendirikan sebuah organisasi masyarakat baru bernama Perisai Bangsa. Deklarasi dilakukan pada hari ini, Minggu (26/9).
Mereka mengklaim bakal menjaga persatuan dan mencegah perpecahan. Perisai Bangsa juga tidak mau Indonesia seperti Afghanistan yang saat ini dipimpin Taliban.

“Perisai Bangsa merupakan ormas berasaskan Pancasila dan UUD 1945,” kata mantan Wakil Ketua FPI Surabaya Habib Umar Al Athos, Minggu (26/5).

Di Perisai Bangsa, Al Athos menjadi Ketua. Dia didampingi mantan Wali Laskar FPI Surabaya Gus Din yang menjabat sebagai sekretaris ormas Perisai Bangsa.

Dalam waktu dekat, Perisai Bangsa akan menggelar nonton bareng film G30S/PKI. Di kegiatan itu Perisai Bangsa juga akan mengundang banyak tokoh masyarakat untuk berdialog.

“Mungkin akan dimulai dengan nonton bareng [G30S/PKI],” kata Umar.

Umar sengaja mendirikan Perisai Bangsa lantaran enggan bergabung dengan Front Persaudaraan Islam atau yang disebut sebagai FPI gaya baru.

“Kami menghindari perpecahan antar suku, agama dan bangsa. Jangan sampai peristiwa seperti Taliban di Afganistan terjadi di Indonesia,” ucapnya.

Umar mengatakan bahwa Perisai Bangsa tidak hanya beranggotakan mantan pengurus, anggota dan simpatisan FPI, tetapi juga terbuka bagi berbagai elemen masyarakat lain.

“Perisai Bangsa juga ada dari elemen Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan lainnya,” kata dia.***

(frd/bmw)

Sumber: www.cnnindonesia.com/nasional/20210926134004-20-699589/eks-fpi-bentuk-perisai-bangsa-gelar-nobar-film-g30s-pki.

berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *