Harindo 1
RAMADHAN 2024
Iklan Skurity

Peng Shuai Mengaku ‘Aman dan Sehat di Rumahnya’ Setelah Dikabarkan Hilang

24 November 2021

Bintang tenis China Peng Shuai mengatakan bahwa dia dalam kondisi aman dan sehat melalui panggilan video pada hari Minggu (21/11), kata Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Dalam sebuah pernyataan, IOC mengatakan Presiden organisasinya, Thomas Bach, telah berbicara dengan Peng selama 30 menit.

"[Dia] baik-baik saja, itu yang menjadi perhatian utama kami," tulis pernyataan tersebut. [caption id="attachment_6480" align="alignnone" width="800"] Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach berbicara lewat panggilan video kepada petenis China Peng Shuai selama 30 menit, Minggu (21/11).[/caption]

Peng, 35, menghilang dari mata publik selama hampir tiga minggu setelah dia menyatakan bekas wakil perdana menteri China melakukan serangan seksual terhadap dirinya.

Sejumlah negara Barat dan bintang tenis menyerukan agar pemerintah China memberi kepastian bahwa Peng benar-benar bebas dan mendesak kasusnya diselidiki secara serius.

Baca juga:

"Pada awal panggilan selama 30 menit, Peng Shuai berterima kasih kepada IOC atas perhatiannya terhadap kesejahteraannya," tulis pernyataan IOC.

"Dia menjelaskan bahwa dia aman dan sehat di rumahnya di Beijing, tetapi ingin privasinya dihormati saat ini," tambahnya.

"Dia lebih memilih menghabiskan waktunya dengan teman dan keluarga saat ini," katanya. "Meski demikian, dia akan terus terlibat dalam tenis."

Pernyataan IOC juga menyertakan gambar dari panggilan itu, di mana Peng terlihat tersenyum menghadap ke kamera.

Kekhawatiran atas menghilangnya Peng Shuai dari mata publik mendorong media pemerintah China untuk merilis serangkaian foto dan video yang tampaknya menunjukkan bintang tenis itu baik-baik saja.

Sebelumnya pada hari Minggu (21/11), seorang jurnalis media pemerintah mengunggah klip video di Twitter yang menunjukkan Peng tersenyum sambil berdiri dengan para pejabat di sebuah turnamen tenis di Beijing.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa penyelenggara acara juga menerbitkan foto-foto Peng di halaman resmi WeChat acara tersebut.

Namun asosiasi tenis perempuan dunia (WTA) mengatakan kepada Reuters bahwa video itu "tidak cukup" sebagai bukti keselamatannya dan tidak menjawab kekhawatiran banyak pihak soal kondisi Peng yang sebenarnya.

Pada hari yang sama, WTA mengatakan dalam sebuah pernyataan baru bahwa video baru-baru ini "tidak mengurangi atau menjawab kekhawatiran WTA tentang kesejahteraannya dan kemampuannya untuk berkomunikasi tanpa sensor atau paksaan".

"Video ini tidak mengubah seruan kami untuk penyelidikan penuh, adil dan transparan, tanpa sensor, atas tuduhan penyerangan seksual terhadapnya, yang merupakan masalah yang menimbulkan kekhawatiran awal kami," katanya.

Peng - mantan pemain ganda tenis peringkat satu - menuduh mantan Wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli di situs media sosial China Weibo pada awal November.

Dia mengklaim bahwa dia dipaksa melakukan hubungan seksual dengan Zhang, dalam sebuah unggahan yang dihapus dalam waktu beberapa menit. Ini adalah pertama kalinya klaim seperti itu dibuat terhadap salah satu pemimpin politik senior China.

 

AS 'sangat khawatir' dengan Peng Shuai

Sebelumnya, Amerika Serikat mengatakan "sangat khawatir" akan bintang tenis China, Peng Shuai, yang pekan lalu belum diketahui keberadaannya sejak ia menuduh seorang pejabat tinggi Partai Komunis melakukan pelecehan seksual.

Gedung Putih mendesak China untuk "memberikan bukti yang independen dan dapat diverifikasi" mengenai keberadaan Peng dan keamanannya.

Petenis perempuan berusia 35 tahun dan pemegang dua gelar juara Grand Slam itu, dua pekan lalu menuduh mantan wakil perdana menteri China, Zhang Gaoli, melakukan kekerasan seksual.

Asosiasi Tenis Perempuan (WTA) telah mengancam untuk membatalkan turnamen-turnamen di China sampai ada bukti bahwa Peng dalam keadaan aman.

"Kami tidak bisa menerima kompromi. Ini persoalan benar dan salah," kata Ketua WTA Steve Simon.

WTA telah diberi tahu bahwa Peng baik-baik saja, dan berada di Beijing, oleh Asosiasi Tenis China, meskipun Simon mengatakan belum ada konfirmasi bahwa kabar itu benar.***

 

Sumber: https://www.bbc.com/indonesia/olahraga-59334695

 

Halaman
berita terkait
Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengunjung

094764
Users Today : 32
Users Yesterday : 22
Total Users : 94764
Views Today : 66
Total views : 238880
Who's Online : 0